Facebook Badge

Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Thursday, September 27, 2007

Rahasia Sholat Subuh

Setiap pagi kalau kita tinggal didekat mesjid maka akan terbangun mendengar adzan subuh, yang menyuruh kita untuk melaksanakan shalat subuh. Bagi mereka yang beriman segera saja melemparkan selimut dan segera wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki.

Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Tuhan memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengani manfaat shalat subuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun yang lalu.
Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu khairun minan naum”.
Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?
Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain.

Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana manfaat i tu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena macet? Pada waktu dulukan belum ada desak-desakan seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih menarik untuk dicermati.

Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.
Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya.

Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat.

Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini.
Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih baik dari tidur?
Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diseledikinya (dikerok).

Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin.

Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu”.
Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida.

Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.
Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga.
Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita.
Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.

Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO.
Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.
Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak lagi memandang sholat sebagai perintahNya akan tetapi memandangnya sebagai kebutuan kita. Sehingga tidak merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah dan selalu shalat subuh didahului dengan shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid.

Dan juga anda jangan jadi terlalu bersemangat, karena ingin sehat sehingga shalat subuhnya jadi 3 atau 4 rakaat. Itu tidak ada dalam petunjuk shalat. Selamat shalat subuh dengan penuh rasa syukur pada Allah akan karunia ini. Amien.
____________________________________
diambil dari milist “ahli sufi” arsip file attachment, posting by firliana putri

Smoking is Harmful



Powerful arguments based on the Quran & Sunnah from Dr. Ibrahim B. Syed




Cigarette smoking is the most widespread example of drug dependence in the United States and in all the Islamic countries as well.



The U.S. Surgeon General's Office considers cigarette smoking to America's worst drug addiction problem. Medical investigations show that cigarette smoking is a major factor in the development of many cases of cancer, heart trouble, chronic lung and respiratory disease and other ailments.

Smoking causes more illness and death than all other drugs.
Cigarette smoking in pregnant women results in deleterious health effects on their newborn children. These findings and the revelations in the Holy Qur'an clearly discourages smoking of tobacco by Muslims. Hence smoking is 'not recommended' in Islam.
Smoking and its Health Effects

It is very well known that cigarette smoking is the most widespread example of drug dependence in the United States. A pamphlet released by the U.S. Surgeon General's Office entitled "Why People Smoke Cigarettes" calls cigarette smoking America's worst drug addiction problem. It involves addiction to the drug nicotine in tobacco and possible other tobacco substances.

Like many other drugs, the chemicals in cigarette affect the chemistry of the brain and nervous system and create dependence and lead to compulsive use.
More than 56 million Americans and multiple scores of millions more in other nations, including Islamic nations are hooked on cigarettes in the same way as caffeine addicts are hooked on caffeine. A major reason why sales continue at high levels despite widespread public knowledge about the health hazards is the addictive nature of cigarettes.
Most people start smoking just to conform to peer or social pressures. They get a feeling of "grown up." They find smoking (nicotine) at first acts as a stimulant. Later they find they need to smoke as a tranquilizer.

These smokers develop a level of tolerance and bodily adjustment to nicotine. If this level of nicotine is not maintained in their blood, they will experience uncomfortable physical-psychological dependence problems.

These uncomfortable feelings are classic drug withdrawal symptoms. Addictive drugs are psychoactive which create brain and nervous system dependence and lead to compulsive use. Abrupt discontinuation leads to physiological and psychological distress.
The withdrawal symptoms are headache, stomach discomfort, nervousness, irritability, sweating, change in heart and blood pressure and lower excretion of some hormones affecting the nervous system.

The former U.S. Surgeon General, C. Everett Coop, says, "Cigarette smoking is clearly identified as the chief preventable cause of death (340,000 deaths per year in U.S.A.). In our society it is a major factor in the development of many cases of cancer, heart trouble, chronic lung and respiratory diseases and other ailments. Smoking causes more illnesses and death than all the other drugs."(5) Smoking and Islam

In Islam cleanliness and hygiene are emphasized to the extent that it has been considered a part of Iman (faith). It is very well known that a smoker's mouth is unclean and foul smelling "like a cigarette ash-tray." In the Quran, God says:

"And forbid them what is bad." - Surah Al-'Araf, 7:157
"0 ye who believe! Intoxicants and gambling are an abomination of Satan's handiwork. Eschew such abominations that ye may prosper." - Surah Al Ma'idah, 5:93
The word intoxicant has three meanings:
(1) To induce, especially the effect of ingested alcohol.
(2) To stimulate or excite.
(3) To poison.

The latter two meanings are very valid and applicable to nicotine.
Smoking is nothing but a form of 'slow suicide'. The Qur'an says:
"And slay not the life which God hath forbidden..." - Surah, Al-Isra, 17:33
"And make not your own hands contribute to your destruction." - Surah, Al-Baqara, 2:195
"Nor kill or destroy yourselves for verily God hath been to you most Merciful." Surah, An-Nisa, 4:29

Prophet Mohammed has said:
"Nor be hurt or injure others." It is scientifically proven that the exhaled smoke of the smoker is hazardous to non-smokers around him.
The amount of money a smoker spends on cigarette smoking in a period of 30 years is calculated to be Two Hundred Thousand Dollars or more. All this money is simply wasted (not including the money spent on smoker's health care).

God says:
"But squander not your wealth in the manner of a spend thrift, verily spendthrifts are brothers of evils." - Surah, Al-Isra, 17:26, 27
The Christians consider the human body to be a sacred trust given to man by God because it contains the spirit breathed into it by God. Even the Qur'an says
"So, when I have made him and have breathed unto him of My spirit, do ye fall down, prostrating yourselves unto him." - Surah, Al-Hijr, 15:29.
Hence the physical body should not be polluted or injured or destroyed in any way by smoking or taking of alcohol or any type of habit-forming drugs.
Conclusion

For the foregoing reasons and for reasons considered elsewhere, smoking should be discouraged and finally banned in all Islamic countries.
All smoking Muslims should give up this unhealthy and un-Islamic activity. The best way to give it up is to stop all smoking completely. Tapering off on the amount one smokes does not work for most people.

It is not easy to quit suddenly, but it is presently the most successful way. There are many ways and techniques available for a serious minded person to give up smoking. For the Muslims who sincerely practice Islam and who submit themselves to the Will of God, this should not be a difficult task.

Shukran for Your Kindness in visiting our site on Smoking and the Harmful effects of Smoking in Islam,Dr. Rashid M. H.

TANDA-TANDA LAILATUL QADAR

Lailatul Qadar merupakan satu malam yang mempunyai kelebihan lebih seribu bulan yang lain. Ini dapat kita lihat daripada apa yang telah dinukilkan oleh Allah di dalam al-Quran dalam surah al-Qadar. Begitu juga dengan apa yang telah diberitahukan oleh Rasulullah S.A.W dalam beberapa hadis yang sohih. Kita disuruh untuk menghidupkan malam lailatul qadar dan tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Rasulullah S.A.W telah bersabda dalam hadis muttafaq 'alaih daripada Abu Hurairah yang artinya : Sesiapa yang menghidupkan malam lailatul qadar penuh keimanan dan keikhlasan akan diampun baginya dosa yang telah lalu.
Menurut imam Fakhrurrazi bahwa Allah menyembunyikan malam lailatul qadar dari pengetahuan kita sebagaimana Dia menyembunyikan segala sesuatu yang lain. Dia menyembunyikan keredhaanNya pada setiap ketaatan sehingga timbul dalam diri kita keinginan untuk melakukan semua ketaatan atau ibadat itu. Begitu juga Dia menyembunyikan kemurkaanNya pada setiap perkara maksiat agar kita berhati-hati dan menjauhi segala maksiat dan tidak memilih antara dosa besar dan kecil untuk melakukannya kerana dosa kecil jika terus dilakukan secara berterusan akan menjadi dosa besar jika kita tidak bertaubat dan berusaha meninggalkannya. Dia menyembunyikan wali-waliNya agar manusia tidak terlalu bergantung kepada mereka dalam berdoa sebaliknya berusaha sendiri dengan penuh keikhlasan dalam berdoa untuk mendapatkan sesuatu daripadaNya kerana Allah menerima segala doa orang yang bersungguh-sungguh dan tidak mudah berputus asa. Dia menyembunyikan masa mustajab doa pada hari Jumaat supaya kita berusaha sepanjang harinya. Begitulah juga Allah menyembunyikan penerimaan taubat dan amalan yang telah dilakukan supaya kita sentiasa istiqamah dan ikhlas dalam beramal dan sentiasa bersegera dalam bertaubat. Demikianlah juga dengan penyembunyian malam lailatul qadar agar kita membesarkan dan menghidupkan keseluruhan malam Ramadhan dalam mendekatkan diri kepadaNya bukan hanya sekadar menunggu malam lailatu qadar sahaja untuk beribadat dan berdoa. Tetapi inilah penyakit besar yang menimpa umat Islam yang menyebabkan malam-malam Ramadhan lesu kerana mereka hanya menanti malam yang dianggap malam lailatul qadar sahaja untuk beribadat. Kerana mengejar kelebihan lailatul qadar yang mana kita tidak mengetahui masanya yang tertentu menyebabkan kita terlepas dengan kelebihan Ramadhan itu sendiri yang hanya datang setahun sekali.
Antara tanda-tanda dalam mengetahui malam lailatul qadar adalah berdasarkan beberapa hadis di bawah :
1. Abi Ibnu Ka'ab telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda mengenai lailatul qadar yang artinya : Sesungguhnya matahari yang keluar pada hari itu tidak begitu bercahaya (suram). - Hadis riwayat imam Muslim dalam kitab puasa -
2. Telah diriwayatkan daripada Nabi S.A.W bahawa baginda telah bersabda yang artinya : Sesungguhnya tanda-tanda lailatul qadar, bahawa malamnya bersih suci seolah-olah padanya bulan yang bersinar, tenang sunyi, tidak sejuk padanya dan tidak panas, tiada ruang bagi bintang untuk timbul sehingga subuh, dan sesungguhnya tanda-tandanya matahari pada paginya terbit sama tiada baginya cahaya seperti bulan malam purnama tidak membenarkan untuk syaitan keluar bersamanya pada hari itu. - Hadis riwayat imam Ahmad dengan isnad jayyid daripada Ibadah bin As-Somit -
3. Dalam Mu'jam At-Tobarani Al-Kabir daripada Waailah bin Al-Asqa' daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul qadar bersih, tidak sejuk, tidak panas, tidak berawan padanya, tidak hujan, tidak ada angin, tidak bersinar bintang dan daripada alamat siangnya terbit matahari dan tiada cahaya padanya(suram).
4. Telah meriwayat Al-Barraz dalam musnadnya daripada Ibn Abbas bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul Qadar bersih tidak panas dan tidak pula sejuk.
Qadhi 'Iyad telah mengatakan ada dua pendapat mengenai matahari yang terbit tanpa cahaya iaitu:
1) Ia merupakan tanda penciptaan Allah SWT. 2) Menunjukkan bahawa kerana terlalu banyak para malaikat yang berzikir kepada Allah pada malamnya dan mereka turun ke bumi yang menyebabkan sayap-sayap dan tubuh mereka yang halus menutupi dan menghalangi matahari dan cahayanya.
Daripada hadis-hadis di atas bolehlah kita buat kesimpulan bahawa antara tanda-tanda lailatul qadar ialah :
a. Pada malamnya keadaan bersih dengan cuaca tidak sejuk dan tidak pula panas.
b. Malamnya tenang yang mana terang dan angin tidak bertiup sebagaimana biasa dan awan agak nipis.
c. Malamnya tidak turun hujan dan bintang pula tidak bercahaya seolah-olah tidak timbul.
d. Pada siangnya pula matahari terbit dalam keadaan suram.

Friday, September 14, 2007

1 Jam Bisa Membaca Al-Quran

Tercepat, Termudah, dan Terpraktis Pertama, terbaru, bergaransi, & 99,5% berhasil.
Setelah 1 jam belajar, anda benar-benar langsung bisa praktik membaca Al-Qur'an. Metode ini telah berhasil membimbing ribuan umat Islam dalam membaca Al-Qur'an meskipun dari nol / belum kenal huruf.
Selama 5 tahun dipraktikkan, metode ini sudah pernah diikuti oleh orang Indonesia, Malaysia, China, Australia, Jepang, Singapura, Philipina, India, Pakistan, dan mereka berhasil.
o VCD 1 : 1 Jam Teori dan Praktik
o VCD 2 : Praktik Membaca Pelan dan Tajwid 1
o VCD 3 : Praktik Membaca Pelan dan Tajwid 2
o VCD 4 : Praktik Membaca Cepat dan Tajwid 3
o VCD 5 : Teori Tajwid
o Buku Panduan Eksklusif
Saya baru masuk Islam, selama di Jepang saya ingin sekali belajar baca Al-Qur'an. Saat saya bertemu dengan METODE ISLAMI, dalam waktu 1 jam saya bisa baca Al-Qur'an. Saya dari nol. Nauko, 25 tahun, warga negara Jepang, ibu rumah tangga
Awalnya saya tidak yakin bisa membaca AL-Qur'an karena faktor usia. Alhamdulillah atas hidayah Allah saya ditunjukkan METODE ISLAMI, dalam waktu 1 jam saya bisa membaca al-Qur'an. Saya dari nol. Saya rajin belajar di rumah sendiri setelah 1 jam dibimbing oleh pengajarnya. S. Jono, 75 tahun, mantan PNS
Saya langsung bisa membaca Al-Qur'an setalah 1 jam belajar Al-Qur'an dengan METODE ISLAMI. Saya dari nol.
Saya yakin akan banyak lagi orang-orang yang berminat belajar baca Al-Qur'an dengan adanya METODE ISLAMI ini. Saya rajin belajar sendiri, setelah 1 jam saya dibimbing oleh pengajar dari Islamic Course Asy-Syarif. Hidayat A., 54 tahun, pengusaha
Saya muallaf (baru masuk Islam), saya benar-benar dari nol. Sya alangsung bisa membaca Al-Qur'an setelah 1 jam belajar Al-Qur'an dengan METODE ISLAMI. Setelah itu saya rajin belajar membaca Al-Qur'an sendiri di rumah. Heni, 25 tahun, karyawan
Saya ingin sekali bisa membaca Al-Qur'an karena teman-teman saya di sekolah banyak yang bisa membaca Al-Qur'an. Dengan METODE ISLAMI, dalam waktu 1 jam saya langsung bisa membaca Al-Qur'an, dan saya dari nol. Akbar, 10 tahun, pelajar
KEUNIKAN METODE ISLAMI
Kunci untuk bisa membaca Al-Qur'an hanya ada 3 yaitu : menguasai huruf (kekuatannya 90%), menguasai tanda baca dan menguasai tajwid (kekuatannya 10%). Ketiganya ini hanya membutuhkan waktu 1 jam dan selanjutnya langsung bisa praktik membaca Al-Qur'an.
Belajar huruf Al-Qur'an dengan METODE ISLAMI semudah belajar membaca huruf latin karena huruf-huruf Al-Qur'an tersebut jika hanya disebut nama depannya seperti menyebut huruf latin. Contoh : A lif = A, B a = B, T a = T, D al = D dan seterusnya. Anda juga akan mengetahui prinsip lainnya dalam METODE ISLAMI. Pada intinya Anda akan menemukan suatu metode belajar membaca Al-Quran terbaru yang sangat efisien dan efektif.
Profil Penyusun
METODE ISLAMI disusun pada tahun 2000 oleh sepasang suami istri Achmad Farid Hasan dan Zulfi Ida Syarifah. Achmad Farid Hasan adalah pimpinan dan pendiri Yayasan Islamic Course Ays-Syarif Jakarta. Beliau lulusan Fakultas Syariah IAIN Sunan Ample Surabaya tahun 1993 dan saat ini menjadi dosen Agama Islam di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta.
METODE ISLAMI dipraktikkan pertama kali pada tahun 2000 di Pasaraya Grande Blok M dan Pasaraya Manggarai Jakarta sampai sekarang.
Sesungguhnya Kami mudahkan Al-Qur'an itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran. Q.S. (44) Ad-Dukhaan : 58